MUNA BARAT, PUBLIKREACTION.ID – Dapur gizi di Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat segera beroperasi menyasar 1.902 siswa penerima makanan bergizi gratis.
Peroperasian dapur gizi tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan MoU antara pihak sekolah dengan SPPG, yang dilaksanakan di Kantor Dikbud Muna Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Ahmad Ramadhan mengatakan pihaknya sebagai pengawas dalam program makanan bergizi gratis, saat ini di Muna Barat dapur gizi telah beroperasi di Kecamatan Barangka, kemudian saat ini akan beroperasi dapur gizi di Kecamatan Sawerigadi.
“Maka setelah dilakukan MoU ini diharapkan dapat segera dilaunching MBG dan segera berjalan di Kecamatan Sawerigadi,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).
Ketua SPPG Sawerigadi, Jabal Nur mengatakan bahwa program makanan bergizi gratis sesuai peraturan presiden yang bertujuan sebagai pemenuhan gizi menuju Indonesia Emas tahun 2045.
Ia mengatakan jumlah penerima MBG di Kecamatan Sawerigadi sebanyak 1.902 yang terdiri dari 6 Paud, 5 TK, 12 SDN, 3 SMPN, dan 2 SMAN.
“Dapur gizi ini akan dilaunching pada 25 Agustus 2025, mencakup beberapa sekolah di kecamatan Sawerigadi yaitu SDN 2 Sawerigadi, SDN 4 Sawerigadi, SDN 5 Sawerigadi, SDN 3 Sawerigadi, SMPN 2, dan SMAN 1,” ujarnya.
Sehingga dengan dilakukannya MoU saat ini, saat launching ada 1.084 penerima MBG terlebih dahulu sebab relawan dapur gizi butuh penyesuaian dan akan dilakukan secara bertahap sehingga pada Minggu berikutnya seluruh sekolah dapat disalurkan.
Selanjutnya, mitra dapur gizi Sawerigadi, Ali Samdin mengatakan bahwa sebagai mitra pihaknya hanya menyediakan infrastruktur dan perlengkapan dapur gizi sehingga pengelolaan makanan dilakukan oleh SPPG.
Penulis: Putri Wulandari














